Manusia adalah mahluk sosial yang saling berinteraksi
antara satu individu dengan individu yang lain. Antara satu individu dengan
suatu kelompok, dan antara satu kelompok dengan kelompok yang lain. Dalam
interaksi tersebut terkadang kita menempatkan diri kita sebagai suatu individu
maupun kelompok. Dari interaksi atau pergaulan tersebut tidak bisa dinafikkan
bahwa akan ada satu individu, atau kelompok yang akan mendominasi. Mendominasi
dalam artian bagaimana pengaruhnya terhadap suatu individu atau kelompok.
Gejala ini kemudian sehingga di era modern hari ini kemudian banyak muncul
pelatihan-pelatihan atau seminar pengembangan kepribadian supaya menjadi pribadi
yang menarik agar berpengaruh di lingkungan. Pengaruh ini kemudian orientasinya
bermacam-macam, mulai dari hal-hal yang sederhana misalnya bagaimana menjadi
pemimpin di suatu organisasi, atau bagaimana mempengaruhi suatu kelompok ketika
memasarkan suatu produk, bagaimana seorang politisi meyakinkan kontituennya.
Belajar dari fenomena tersebut, kita akan mencoba mengakumulasi bagaimana
mempengaruhi pola interaksi supaya bisa berpengaruh. Bagaimana meyakinkan suatu
individu dan kelompok atau komunitas.
1. Pengaruh Psikologi
Tidak bisa dipungkiri bahwa ternyata
sebagian besar keputusan manusia dipengaruhi oleh faktor psikologi,
Pertimbangan baik-buruk. Berangkat dari fakta ini kemudian mengisyaratkan bahwa
dalam seni mempengaruhi orang lain maka yang harus di serang adalah kondisi
psykologinya. Mulai dari cara-cara yang sederhana sampai yang rumit dapat kita
pelajari bagaiamana agar supaya kita dapat mempengaruhi orang lain baik
individu maupun kelompok. Intinya adalah bagaimana membuat seseorang menjadi nyaman
secara emosional. Misalnya dengan menjadi pendengar yang baik, contoh
sederhanya adalah ketika seseorang curhat maka ia membutuhkan seorang pendengar
yang mau mendengar ceritanya. Di momen seperti itu kemudian kita punya
kesempatan untuk memberikan masukan yang membuat kondisi psikologinya tenang.
Makanya jangan heran kalau banyak literature yang kemudian kita temukan
membahas tentang masalah ini. Mulai dari psikogi individu sampai pada psikologi
massa kelompok.
2. Pengaruh Rasionalisasi
Manusia adalah mahluk yang rasional, tetapi
pada persoalan bagaimana mempengaruhi ia bukan faktor utama. Hanya pada
tingkatan tertentu seorang individu atau kelompok harus diyakinkan dengan cara
yang logis. Tingkatan tertentu yang dimaksud adalah ketika membahas persoalan
benar salah. Di kondisi seperti itu seorang individu atau kelompok harus
diyakinkan dengan argumentasi yang logis dan rasional. Logis dan rasional yang
di maksud adalah menjelaskan sesuatu dengan menyampaikan bahwa ini salah, ini
benar. Misalnya seorang dokter menjelaskan kepada pasien yang masuk kategori
perokok berat, dengan menjelaskan efek samping dari rokok. Bahwa merokok dapat
merusak kesehatan paru-paru dengan menunjukkan riset atau hasil penelitian yang
sebagai bukti.
3. Pengaruh Inspirasi
Cara lain untuk mempengaruhi suatu individu
atau kelompok adalah dengan memberikan atau menunjukkan inspirasi. Fitrah bahwa
dorongan seseorang untuk melakukan sesuatu terkadang karena mereka membutuhkan
suatu inspirasi. Inspirasi itu bisa berupa pemikiran, tindakan, prestasi.
Makanya untuk meyakinkan orang lain dengan cara seperti ini alangkah baiknya
ketika hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan menjadi pribadi yang
mampu menginspirasi orang lain. Bisa dengan berbagi kesuksesan seperti yang
dilakukan oleh para motivator atau dengan cara-cara lain tergantung apa
inspirasi yang orang lain bisa tiru dari anda.
Selamat
mempengaruhi !
0 komentar:
Post a Comment